SELAMAT DATANG DI BLOG - ORARI LOKAL TEGAL - JANGAN LUPA BERIKAN KOMENTAR ANDA SEBELUM ANDA MENINGGALKAN BLOG INI

SUSUNAN DPP

Ketua : Supardi NP/YD2NOJ

Sekretaris : Abdulah Sungkar NP/YC2RSS

Wakil/anggota : Bozy CP NP/YC2FHY

Anggota : Endro Wasono B NP/YB2EM

Anggota : Hadi Sucipto NP/YC2BDO



SUSUNAN PENGURUS

Ketua : Richard Sugiarto NP YC2RVW

Wakil : H. Abdul Kadir Saleh NP YC2CYY


Sekret 1 : Herry Susanto NP YD2CYQ

Sekret 2 : Eko Bagus S NP YD2DOJ

Bendahara 1 : H.Dulhadi,SE NP YC2DWS

Bendahara 2 : Syafe'i Tr NP YC2PII

Ketua Bidang -

Ops & Tekhnik : M.Jalaludin NP YF2AWW

Ketua Bidang-

Organisasi : Drs.Bambang Pri NP YC2RVX

KODE ETIK AMATIR RADIO

AMATIR RADIO BERJIWA PERWIRA
---------------------------------------------------------------
Secara sadar ia tidak menggunakan udara untuk kesenangan pribadi,sedemikian rupa sehingga mengurangi kesenangan orang lain.

AMATIR RADIO ADALAH SETIA
---------------------------------------------------------------
Ia mendapat izin dari Pemerintah karena organisasinya dan ia akan setia dan patuh kepada negara dan organisasinya.

AMATIR RADIO ADALAH PROGRESIF
---------------------------------------------------------------
Amatir radio selalu menyesuaikan stasiun radionya setingkat dengan ilmu pengetahuan.Ia membuatnya dengan baik dan efisien,ia mempergunakan dan melayaninya dengan cara bersih dan teratur.

AMATIR RADIO ADALAH SEORANG RAMAH TAMAH
---------------------------------------------------------------
Jika di minta,ia akan mengirim beritanya dengan perlahan dan sabar,kepada yang belum berpengalaman ia memberi nasehat,pertimbangan dan bantuan secara ramah tamah,inilah ciri-ciri khas amatir radio.

AMATIR RADIO BERJIWA SEIMBANG
---------------------------------------------------------------
Radio merupakan hobbynya,ia tidak akan memperkenankan hobbynya mempengaruhi kewajibannya terhadap rumah tangga,pekerja'an,sekolah atau masyarakat sekitarnya.

AMATIR RADIO ADALAH SEORANG PATRIOT
---------------------------------------------------------------
Ia selalu siap sedia dengan pengetahuan dan stasiun radionya untuk mengabdi negara dan masyarakat.

FUNGSI OSILATOR PADA PEMANCAR

Osilator adalah suatu rangkaian yang menghasilkan keluaran yang amplitudonya berubah-ubah secara periodik dengan waktu. Keluarannya bisa berupa gelombang sinusoida, gelombang persegi, gelombang pulsa, gelombang segitiga atau gelombang gigi gergaji.

Teori rangkaian

Osilator bisa dibangun dengan menggunakan beberapa teknik dasar, yaitu:
  1. Menggunakan komponen-komponen yang memperlihatkan karakteristik resistansi negatif, dan lazimnya menggunakan diode terobosan dan UJT
  2. Menggunakan umpanbalik positif pada penguat. Umpanbalik positif menguatkan desah internal yang terdapat pada penguat. Jika keluaran penguat sefasa dengan masukkannya, osilasi akan terjadi.

Topologi kalang osilator sinus

Banyak rangkaian yang dapat dipakai untuk membangkitkan gelombang sinus. Dan yang paling populer adalah Osilator Clapp,Osilator Colpitt,Osilator kristal, dan jembatan Wien. Setiap tipe mempunyai keuntungan khusus dan daerah penerapan masing-masing. Jembatan Wien banyak dipakai dalam osilator frekuensi audio terutama karena kemantapan frekuensinya yang baik dan relatif mudah dibuat.


Persyaratan osilator sinus

Persyaratan utama bagi osilator sinus adalah,
  1. Frekuensi spesifik yang dapat dicapai
  2. Amplitudo keluaran
  3. Kemantapan frekuensi
  4. Kemurnian keluaran, yaitu perbandingan banyaknya cacat harmonik dalam bentuk gelombang keluaran.
Amplitudo yang benar dan cacat yang sedikit dapat diperoleh dengan mengendalikan penguatan penguat sedemikian rupa sehingga tepat cukup untuk mengganti kerugian-kerugian dalam kalang penentu frekuensi. Dalam beberapa penerapan, kemantapan frekuensi menjadi prioritas. Perubahan-perubahan dalam frekuensi keluaran dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Untuk jangka panjang, hanyutan harga komponen dan parameter karena penuaan menjadi sebab utama. Perubahan jangka pendek dara disebabkan oleh:
  1. Variasi beban, hal ini dapat dikurangi dengan menggunakan penguat penyangga pada keluaran.
  2. Pencatu daya, perubahan-perubahan dalam tegangan pencatu daya akan mengubah parameter-parameter dalam kalang, pencatu daya dimantapkan menyelesaikan masalah ini.
  3. Perubahan harga komponen karena suhu, hal ini terutama memengaruhi komponen penentu frekuensi. Semua komponen pasif berubah harganya karena suhu

Osilator Colpitt



Historic schematic
Osilator Collpit adalah salah satu topologi osilator yang efektif digunakan untuk pembangkit gelombang sinus pada rentang frekuensi antara 10kHz hingga 10MHz. Osilator ini menggunakan rangkaian tertala LC dan umpanbalik positif melalui suatu pembagi tegangan kapasitif dari rangkaian tertala. Umpanbalik ini bisa ditopankan deret maupun jajar.


Frekuensi Osilasi

ColpittsOscillator-JFET-SR.svg
Frekuensi osilasi ditentukan oleh rumus
f_o=\frac{1}{2\pi}\sqrt{\frac{1}{L}\left(\frac{1}{C_1}+\frac{1}{C_2}\right)}
dan penguatan transistor yang dibutuhkan oleh osilator untuk memelihara osilasi adalah











h_{fe}=-\left(\frac{-j\omega_o\,L}{\frac{1}{j\omega_o\,C_1}}+1\right)

Kalang Umpanbalik

Setiap kombinasi kondensator dapat dipakai untuk menala rangkaian resonansi. Tetapi susunan yang biasa adalah C2 dibuat jauh lebih besar daripada C1. Dalam hal ini, C1, kondensator yang lebih rendah harganya menentukan frekuensi, sedangkan C2 yang lebih rendah reaktansinya menentukan umpanbalik. Jika C1 dibuat jauh lebih besar daripada C2, rangkaian masih akan berosilasi dengan umpanbalik dari C1. Namun amplitudo keluaran rendah karena kalang resonansi memiliki faktor-Q rendah, disebabkan C2 terkena efek jajaran impedansi masukan transistor(h_{ib}) yang relatif rendah. Stabilitas rangkaian osilator Colpitt adalah cukup baik, tetapi rangkaian terumpani deret yang menggunakan tunggal-basis memberikan kualitas terbaik.

Variasi

Untuk mendapatkan stabilitas frekuensi yang lebih baik, osilator Colpitt dapat diubah menjadi osilator Clapp dengan menambahkan kondensator harga kecil dalam deret dengan induktor.
 http://id.wikipedia.org/wiki/Osilator_Colpitt




























Read More..

KODE Q

Code Q :

Abbreviation    Question    Answer or Advice
Singkatan    Pertanyaan    Jawaban Untuk Petunjuk
QRA    What is the name of your station?    The name of my station is …..
Apakah nama stasiun anda?    Nama stasiun saya ……
QRB    How far approximately are you from my    The approximate distance of our station is ….
station?    Nautical miles (or kilometer).
Kira-kira berapa jauh jarak anda dari    Jarak antara stasiun kita kira-kira …. Mil laut
stasiun saya?    (kilometer)
QRD    Where are you  bound for and where are    I am bound for …..
you from?    From …
Ke mana anda pergi dan dari mana asal    Saya pergi ke …. Dari …..
anda?
QRG    Will you tell me exact my exact frequency    Your exact frequency (or that of ….) is…. Kc/s
(or that of ….)”    (or Mc/ s).
Berapakah sebenarnya frekuensi saya?    Frekuensi anda sebenarnya …. Kc (Mc).

QRH    Does my frequency vary?    Your frequency varies.
Apakah frekuensi saya berubah?    Frekuensi anda berubah.
QRI    How is the tone of my transmission?    The tone of your transmission is …. (1. Good, 2.


Sources : Paket Latih Diri ORARI Pusat
PETUNJUK TATA CARA BERKOMUNIASI AMATIR RADIO
    Edited by : Team NCB 2005
Pg16Pg16






Bagaimana nada transmissi saya?


QRK    What is the readability of my signal (or
those of …..)?


Bagaimana sinyal saya bisa anda tangkap?

QRL    Are you busy?
Sibukkah anda?

QRM    Are you being interfered with?
Apakah anda terganggu
QRN    Are you troubled by static?
Anda terganggu oleh static?
QRO    Shall I increase power?
Haruskah saya menaikkan power?
QRP    Shall I decrease power?
Haruskah saya menurunkan power?
QRQ    Shall I send faster?
Haruskah saya mengirim lebih cepat?
QRR    Are you ready for automatic operation?
Siapkah anda menerima dengan alat otomatis?

QRS    Shall I send more slowly?
Haruskah saya mengirim lebih pelan
QRT    Shall I stop sending?
Haruskah saya menghentikan pengiriman (berita)?

QRU    Have you anything for me?
Adakah sesuatu untuk saya?
QRV    Are you ready?
Siapkah anda?
QRW    Shall I inform …. That you are calling him






Variable, 3. Bad).
Nada transmisi anda (1. baik, 2. Berubah-ubah,
3. Buruk)

The readability of your signal (or those of ….)
is…. (1. unreadable, 2. Readable now and then,
3. Readable, but with difficulty; 4. Readable, 5. Perfectly readable).
(1. Penangkapan sinyal anda adalah. …Tak tertangkap, 2. Hilang- hilang timbul, 3.
Tertangkap, tapi agak sulit, 4. Tertangkap, 5. Tertangkap dengan sempurna)

I am busy (I am busy with ….) Please do not interfere.
Saya sibuk (saya sibuk dengan ….). jangan ganggu saya.
I am being interfered with.
Saya terganggu
I am troubled by static
Saya terganggu oleh static.
Increase power.
Naikkanlah power.
Decrease power
Turunkanlah power
Send faster (…. Words per minute).
Kirimkanlah lebih cepat (…..kata per menit).
I am ready for, automatic operation. Send at (…. Words per minute)
Saya siap menerima dengan otomatis. Kirimkanlah …. Per menit.
Send more slowly (….words per minute).
Kirimkanlah lebih pelan (….kata per menit)
Stop sending.
Hentikan pengiriman (berita)

I have nothing for you
Tidak apa-apa lagi.
I am ready
Saya siap
Please inform…. That I am calling him on …. Kc/

Sources : Paket Latih Diri ORARI Pusat
PETUNJUK TATA CARA BERKOMUNIASI AMATIR RADIO
    Edited by : Team NCB 2005
Pg17Pg17






on …. Kc/ s (Mc/s)?
Haruskah saya memberitahukan ….
Bahwa anda memanggilnya pada…. Kc
(Mc)?
QRX    When will you call me again?
Bisakah anda memanggil saya lagi?

QRY    When is my turn?
Bilakah giliran saya?

QRZ    Who is calling me?
Siapakah memanggil saya?
QSA    What is the strength of my signal (or those
of ….)?

Berapakah kekuatan sinyal saya?

QSB    Are my signal fading?
Apakah sinyal saya menghilang?
QSD    Is my keying defective?
Apakah nada morse saya rusak?

QSG    Shall I send …. telegrams at time?
Haruskah saya mengirimkan telegram kepada …. sekaligus?
QSJ    What is the charge to be collected per
word to…. Including your internal telegraph charge?
Berapa biaya per kata ke ….. menurut tariff telegraf anda?
QSK    Can you hear me between your signal?
Dapatkah anda mendengar saya di antara sinyal anda?


QSL    Can you acknowledge receipt?
Dapatkah anda memberitahukan tanda terima?
QSM    Shall I repeat the last telegram which I






s (Mc/ s).
Beritahukanlah …. Bahwa saya memanggilnya pada …. Kc/ (Mc).


I will call you  again at …. Hours (o….kc/ s or
Mc/ s)
Saya akan memanggil anda lagi pada jam …. (pada frekuensi …. Kc/ Mc).

Your turn is Number …. (relates to communication).
Giliran anda nomor …. (sehubungan dengan komunikasi).

You are being called by …. (on …. Kc/s or Mc/
s).
Anda dipanggil oleh …. (pada …. Kc/ Mc).
The strength of your signal (or those of ….) is ….
(1. Scarcely perceptible, 2. Weak, 3. Fairly good,
4. Good, 5. Very good)
Kekuatan sinyal anda ….. (1. Hampir tak dapat
diterima, 2. Lemah, 3. Sedang, 4. Baik, 5. Baik
sekali)
Your signals are fading.
Sinyal anda menghilang.
Your keying is defective.
Nada morse anda rusak.

Send …. Telegrams at a time.
Kirimkanlah telegram, kepada …. sekaligus.
The charge to be collected per word to …
including my internal telegraph charge is…..
Biaya per kata ke …. Menurut tariff telegraf kami adalah…..

I can hear you between my signals.
Saya dapat mendengar anda di antara sinyal
saya.

I am acknowledging receipt.
Saya segera memberitahukan tanda terima.
Repeat the last telegram which you sent me

Sources : Paket Latih Diri ORARI Pusat
PETUNJUK TATA CARA BERKOMUNIASI AMATIR RADIO
    Edited by : Team NCB 2005
Pg18Pg18






sent you, or some previous telegram?
Haruskah saya mengulang telegram terakhir yang saya kirim atau telegram baru- baru ini?
QSN    Did you hear me (….call sign) on
….kc/Mc/s.
Apakah anda mendengar saya (atau nama panggilan) pada … kc/ Mc.
QSO    Can you communicate with … direct or by
relay?
Dapat anda berhubungan dengan ….
Secara langsung atau dengan relay?

QSP    Will you relay to …. (free of charge?)
Bersediakah anda merelai ke ….. dengan Cuma-Cuma?

QSO    Have you a doctor on board (Is ….. on
board)?
Adakah dokter di kapal anda (…. Ada di kapal anda?)
QSU    Shall I send or reply on this frequency
(on….kc/Mc (with emission of class….)?
Haruskah saya mengirim  atau menjawab pada frekuensi ini (….kc/ MC/ (dengan kelas emisi…..)

QSV    Shall I send a series of V’s on this
frequency (……kc/ Mc/s)?
Haruskah saya mengirim serangkaian “V” di frekuensi ini (….. kc/ Mc)?
QSW    Will you send on this frequency (on…. Kc/
Mc/ S) with emission of class….)?
Apakah anda akan mengirim pada
frekuensi (….kc/ Mc) (dengan kelas
emisi….)
QSX    Will you listen to (call sign) on …. Kc/ Mc?
Apakah anda akan mendengarkan …. (call sign) pada …. Kc/ Mc?
QSY    Shall I change to transmission on another
frequency?
Haruskah saya mengubah transmisi pada frekuensi lain?
QSZ    Shall I send each word or group more






(telegrams numbers …..)

Ulangilah telegram terakhir yang anda kirim (nomor…..)
I did hear you (…. call  sign) on …. Kc/ Mc/ s.
Saya benar-benar mendengar anda (call sign anda) pada …. Kc/ Mc.


I can communicate with ….. direct (by relay through….)
Saya dapat berhubungan dengan, secara langsung atau relay melalui…..

I will relay to ….. free of charge.

Saya bersedia merelai kepada …. Dengan Cuma-Cuma.
I have a doctor on board (….is on board).
Ada dokter di kapal saya (….. ada di kapal
saya).
Send or reply on this frequency (on ….. kc/ Mc/
s) (with emission class….)
Kirimkanlah atau jawablah pada frekuensi ini (……kc/ Mc) (dengan kelas emisi …..)

Send a series of V’s on this frequency (…..kc/
Mc).
Kirimkanlah serangkai tanda V pada frekuensi (…… kc/ Mc).
I am going to send on this frequency (on …. Kc/ Ms/ s) (With emission of class….)
Saya akan mengirim pada frekuensi ini (….kc/ Mc) (dengan kelas emisi …..).

I am listening to …. (call sign) on …. Kc/ Mc/ s.
Saya akan mendengarkan …. (call sign) pada …..kc/ Mc.
Change to transmission on another frequency.
Ubahlah transmissi pada frekuensi lain.


Send each word or group twice (…..times).

Sources : Paket Latih Diri ORARI Pusat
PETUNJUK TATA CARA BERKOMUNIASI AMATIR RADIO
    Edited by : Team NCB 2005
Pg19Pg19






than once?
Haruskah saya mengirim tiap kata atau kelompok lebih dari sekali?
QTA    Shall I cancel telegram number …. As if it
had not been sent?
Haruskah saya menunda telegram nomor …. Seolah-olah belum terkirim?
QTB    Do you agree with my counting of words?

Setujukah anda dengan penghitungan kata-kata saya?


QTC    How many telegrams have you to send?
Berapa banyak telegram yang anda harus
kirim?

QTE    What is my TRUE bearing from you?
Berapa derajatkah arah saya yang benar dari anda?

What is my TRUE bearing from …. (call
sign)?
Berapa derajat arah saya yang benar dari …. (call sign)?

What is the TRUE bearing of …. (call sign) from ….(call sign)?

Berapa  derajatkah arah yang  benar …. (call sign) dari …. (call sign).
QTG    Will you send two dashes of ten seconds
each followed by your call sign (repeated …. Times) on …. Kc/ Mc/ s?
Bersediakah anda mengirimkan dua tanda garis selama sepuluh detik masing-
masing diikuti oleh call sign anda (diulang …. Kali) pada …. Kc/ Mc.
Atau
Will you request …. To send two dashed
of ten seconds followed by his call sign
(repeated …. Times) on …. Kc/ Mc/s?
Bersediakah anda meminta …. Mengirim
dua tanda garis sepuluh detik diikuti oleh
call signnya (diulang …..kali) pada ….. kc/
Mc?






Kirimkanlah tiap kata atau kelompok dua kali (….kali).
Cancel telegram number as if it had not been
sent.
Tundalah telegram nomor …. Seolah-olah belum terkirim.

I do not agree with your counting of words; I will repeat the first letter or digit of each word or
group.
Saya tidak setuju dengan penghitungan kata-
kata anda; Saya akan mengulangi huruf pertama atau digit tiap kata atau kelompok.

I have …. Telegram for your (for ….)
Saya mempunyai … telegram untuk anda (untuk….)
Your TRUE bearing from me is ….
Arah anda yang benar dari saya …. Derajat (pada jam …..)
Or
Your TRUE bearing from …. (call sign) was …. Degrees (at….hours).
Arah anda yang benar dari ….. (call sign) adalah …. Derajat (pada jam….)
Or
The TRUE bearing of ….(call sign) from …. (call sign) was …. Degrees (at …. Hours).
Arah yang benar … (call sign) dari (call sign) adalah …. Derajat pada jam ….

I am going to send two dashes of ten seconds each followed by my call sign (repeated …. Times) on …. Kc/ Mc/ s.

Saya segera mengirim dua tanda dua garis
selama sepuluh detik masing-masing diikuti oleh
call sign saya (diulang ….. kali) pada ….. Kc/ Mc.



I have requested ….. to send two dashes of ten seconds followed by his call sign (repeated …. Times) on …. Kc/ Mc/ s.

Saya telah meminta …. Untuk mengirim dua tanda garis sepuluh detik diikuti oleh call sign-
nya (diulang …. Kali) pada ….kc/ Mc.

Sources : Paket Latih Diri ORARI Pusat
PETUNJUK TATA CARA BERKOMUNIASI AMATIR RADIO
    Edited by : Team NCB 2005
Pg20Pg20






QTH    What is your position in latitude and
longitude (according to any) other indication)?
Pada lintang dan bujur berapakah posisi anda (sesuai dengan indikasi lain)?
QTI    What is your TRUE track?
QTJ    What is your speed?
Berapakah kecepatan anda?
QTL    What is your TRUE heading?
Manakah arah anda yang benar?
QTN    At what time did you depart from .(place)?
Jam berapa anda berangkat dari ….?
QTO    Have you left dock (port)?
Sudahkah anda meninggalkan pelabuhan?
Are your airborne?
Anda sudah mengudara?
QTP    Are you going to enter dock (port)?
Apakah anda sedang memasuki pelabuhan?
Are you going to alight (land)?
Apakah anda sedang mendarat?
QTO    Can you communicate with my station by
means of the International Code of Signals?
Dapatkah anda berkomunikasi dengan stasiun saya dengan Kode Sinyal
Internasional?
QTR    What is the correct time?
Jam berapa sebenarnya sekarang?
QTS    Will you send your call sign for ….
Minute(s) now (at….hours) (on ….
Kc/Mc/s) so that your frequency may be measured?
Dapatkah anda mengirimkan call sign selama …. Menit sekarang, (pada jam ….) (pada frekuensi ….kc/ Mc), sehingga frekuensi anda bisa diukur?
QTU    What are the hours during which your
station is open?
Pada jam- jam berapa stasiun anda terbuka?






My position is ….. latitude …. Longitude (according  to any other indication).
Posisi saya …. Lintang ….. bujur (sesuai dengan indikasi lain).
My TRUE track is …. Degrees.
My speed is …. Knots (kilometer per hour).
Kecepatan saya …. Knot (kilometer per jam).
My TRUE heading is ….. degrees.
Arah yang benar …. Derajat.
I departed from …. (place) at ….. hours.
Saya berangkat dari ….. pada jam ….
I have left dock (port)
Saya telah meninggalkan pelabuhan.
I am airborne.
Saya sudah mengudara.
I am going to enter dock (port).
Saya sedang memasuki pelabuhan. Or/ atau
I am going to alight (land).
Saya sedang mendarat.
I am going to communicate with your station by means of the International Code of signals.
Saya segera berkomunikasi dengan stasiun anda dengan kode Sinyal Internasional?


The correct time is …. Hours.
Sebenarnya sekarang jam …..

I will send my call sign for ….. minute (s) now (at…… hours) (on kc/ Mc/ s) so that my
frequency may be measures.

Saya akan mengirim call sign saya selama ….. menit sekarang (pada jam …. (pada frekuensi saya bisa diukur).

My station is open from ….. to …. Hours.
Stasiun saya terbuka dari jam …. Sampai jam
…..

Sources : Paket Latih Diri ORARI Pusat
PETUNJUK TATA CARA BERKOMUNIASI AMATIR RADIO
    Edited by : Team NCB 2005
Pg21Pg21






QTV    Shall I stand guard for you on frequency
of ….. kc/Mc/s (from….to….hours)?
Haruskah saya berjaga-jaga untuk apada
frekuensi …. Kc/ Mc (dari jam …. Sampai
….)?
QTX    Will you keep your station open for further
communication with me until further notice (until …. Hours)?
Bersediakah anda membuka terus stasiun
anda untuk komunikasi berikutnya sampai
pemberitahuan lebih lanjut (sampai jam
…..)?






Stand guard for me on frequency of …. Kc/Mc/s (from ….to….hours).
Berjaga-jagalah untuk saya di frekuensi ….. kc/ Mc. (dari jam …. Sampai …..)
I will keep my station open for further
communication with you until further notice (until …. Hours).

Saya akan membuka stasiun saya untuk komunikasi berikutnya dengan anad sampai ada pemberitahuan lebih lanjut (sampai …..).
Read More..

PROPAGASI

Propagasi

Apabila kita berbicara tentang propagasi maka kita menyentuh pengetahuan yang berhubungan dengan pancaran gelombang radio. Seperti kita ketahui bahwa apabila kita transmit, pesawat kita memancarkan gelombang radio yang ditumpangi oleh audio kita. Gelombang radio tadi diterima oleh receiver lawan bicara kita dan oleh receiver itu gelombang radionya dihilangkan dan audio kita ditampung melalui speaker.
Gelombang radio yang dipancarkan tadi berupa gelombang elektromagnetik bergerak menuruti garis lurus. Gelombang radio mempunyai sifat seperti cahaya, ia dapat dipantulkan, dibiaskan, direfraksi dan dipolarisasikan. Kecepatan rambatanya sama dengan kecepatan sinar ialah 300.000 km tiap detik Dapat kita bayangkan bila gelombang radio bisa mengelilingi dunia, maka dalam satu detik bisa keliling dunia 7 kali.
Kita ketahui bahwa dunia kita berbentuk bulat seperti bola, akan tetapi pancaran gelombang radio high frequency dari Indonesia bisa sampai di Amerika Serikat yang terletak dibalik bumi sebelah sana, padahal ia bergerak menuruti garis lurus. Phenomena alam seperti tersebut tadi dapat dijelaskan sebagai uraian di bawah ini.
Di angkasa luar, ialah di luar lapisan atmosphere bumi terdapat lapisan yang dinamakan ionosphere. Ionosphere adalah suatu lapisan gas yang terionisasi sehingga mempunyai muatan listrik, lapisan ini berbentuk kulit bola raksasa yang menyelimuti bumi. Lapisan ini dapat berpengaruh kepada jalannya gelombang radio.
Pengaruh-pengaruh penting dari ionosphere terhadap gelombang radio adalah bahwa lapisan ini mempunyai kemampuan untuk membiaskan dan memantulkan gelombang radio. Kapan gelombang radio itu dipantulkan dan kapan gelombang radio dibiaskan atau dibelokkan tergantung kepada frekuensinya dan sudut datang gelombang radio terhadap ionosphere.
Frekuensi gelombang radio yang mungkin dapat dipantulkan kembali adalah frekuensi yang berada pada range Medium Frequency (MF) dan High Frequency (HF). Adapun gelombang radio pada Very High Frequency (VHF) dan Ultra High Frequency (UHF) atau yang lebih tinggi, secara praktis dapat dikatakan tidak dipantulkan oleh ionosphere akan tetapi hanya sedikit dibiaskan dan terus laju menghilang ke angkasa luar. Gelobang radio yang menghilang ke angkasa luar tadi dalam istilah propagasi dikatakan SKIP.

Pembagian Band Frekuensi Radio

Very Low Frequency  VLF      3 - 30 KHZ 
Low Frequency   LF      30 - 300 KHz 
Medium Frequency  MF     300 - 3.000 KHz 
High Frequency   HF       3 - 30 MHz 
Very High Frequency  VHF     30 - 300 MHz 
Ultra High Frequency  UHF    300 - 3.000 MHz 
Super High Frequency  SHF      3 - 30 GHz 
Extremely High Frequency EHF     30 - 300 GHz 

Oleh karena gelombang radio pada range MF dan HF dapat dipantulkan oleh ionosphere, maka gelombang yang dipancarkan ke udara dapat balik lagi ke bumi di tempat yang cukup jauh. Oleh bumi gelombang tadi dapat dipantulkan lagi balik ke angkasa dan oleh ionosphere dipantulkan ulang balik ke bumi.

Dengan pantulan bolak balik ini, maka gelombang radio dapat mencapai jarak sangat jauh dan dengan demikian dapat mencapai belahan bumi di balik sana.
Dalam istilah propagasi, pantulan yang hanya sekali bolak balik dinamakan single hop dan yang berkali-kali dinamakan multiple hop. Sudah barang tentu dalam perjalanannya, gelobang radio akan mengalami pengurangan kekuatannya dan juga efisiensi setiap kali pantulan akan mengurangi pula kekuatan gelombang radio sehingga pancaran dengan multi hop akan lebih lemah dibanding dengan single hop.


Jarak SKIP (SKIP Distance)

Istilah skip dapat diterjemahkan sebagai menghilang, artinya gelombang radio tadi tidak terpantul kembali lagi ke bumi akan tetapi menghilang ke angkasa luar. Gelombang radio pada band tinggi yang dipancarkan ke udara dengan sudut yang besar tidak dipantulkan lagi ke bumi dan menghilang ke angkasa. Ini amat dirasakan apabila kita bekerja pada band-band 15, 12 dan 10 meter. Gelombang radio pada frekuensi-frekuensi ini tidak dapat mencapai jarak yang dekat, karena untuk mencapai jarak dekat diperlukan sudut yang basar padahal gelombang dengan sudut besar tidak dipantulkan balik ke bumi.
Sebenarnya transmisi kita untuk dapat mencapai stasiun lawan tidak hanya lewat pantulan ionosphere yang disebut sky wave, akan tetapi sebagian transmisi dipancarkan juga secara langsung atau ground wave. Akan tetapi pancaran yang melalui ground wave ini tidak dapat mencapai jarak jauh, hanya beberapa kilometer saja, sehingga harapan untuk dapat melakukan komunikai jarak jauh cenderung bersandar kepada sky wave.

Jarak terjauh dari pemancar kita yang tidak dapat menerima pancaran kita melalui sky wave disebut jarak skip atau skip distance.
Sedangkan daerah yang tidak dapat dijangkau oleh pancaran radio karena jarak yang terlalu dekat untuk suatu frekuensi tertentu, sehingga pancaran gelombang radio skip ke angkasa luar disebut daerah skip atau skip zone.
Skip zone benbentuk gelang mengelilingi pemancar kita dengan diameter dalam sejauh pancaran gound wave dan diameter luar sejauh skip distance. Oleh karena jarak capai ground wave sangat kecil, maka praktis diameter dalam dari skip zone diabaikan sehingga skip zone berbentuk lingkaran dengan diameter sebesar skip distance.

Ionosphere

Ionosphere yang menyelimuti bumi kita ini dapat terdiri atas beberapa lapis, antara lain yang disebut lapisan D, E dan lapisan F. Lapisan D adalah lapisan yang paling rendah, sedangkan E adalah lapisan di atasnya dan disusul dengan lapisan F yang merupakan lapisan teratas. Tinggi lapisan F adalah sekitar 280 kilometer sedangkan lapisan E sekitar 100 kilometer diatas permukaan bumi.

Pada siang hari lapisan F terpecah menjadi dua ialah F1 dan F2 masing-masing mempunyai ketinggian sekitar 225 kilomter dan 320 kilometer. Sedangkan pada malam hari kedua lapisan tersebut bergabung lagi menjadi satu lapisan tunggal ialah lapisan F. Lapisan F inilah yang mempunyai arti penting dalam pancaran gelombng radio teresterial, dimana komunikasi jarak jauh bersandar kepada kondisi lapisan ini.
Kesempurnaan pemantulan yang dilakukan oleh lapisan ionosphere cenderang tergantung kepada kesempurnaan ionisasi dari lapisan tersebut. Lapisan ionosphere yang terionisasi secara sempurna merupakan lapisan yang masif dan mempunyai daya pantul cukup baik pada gelombang radio. Kondisi propagasi pada malam hari dalam keadaan normal sehari-hari pada umumnya cenderung lebih baik daripada siang hari. Hal ini disebabkan karena pada siang hari terjadi terjadi lapisan ionosphere tambahan (lapisan D) yang terionisasi kurang sempurna sehingga menghambat pantulan gelombang radio kembali ke bumi.
Kekuatan pemantulan oleh lapisan ionosphere cenderung tergantung kepada kesempurnaan ionisasi lapisan tersebut. Lapisan ionosphere yang ter-ion secara sempurna merupakan lapisan yang masif dan mempunyai daya pantul baik terhadap gelombang radio. Kondisi propagasi pada malam hari cenderung lebih baik daripada siang hari. Hal ini disebabkan karena pada siang hari terjadi lapisan D yang terionisasi kurang sempurna dan menyerap gelombang radio terutama pada band 160 dan 80 meter.
Fading yang kadang-kadang kita alami disebabkan karena kedaan ionisasi lapisan ionosphere yang tidak stabil.
Phenomena alam lainnya terjadi pada saat matahari terbit dan pada saat matahari terbenam dimana komunikasi jarak jauh pada low band menjadi sangat baik.
Para penggemar komunikasi jarak jauh, terutama pada low band sering menggunakan kesempatan ini untuk dapat berkomunikasi dengan rekan-rekan amatir ditempat yang jauh, phenomena alam semacam ini dapat dijelaskan sebagai berikut.
Pada waktu matahari mulai terbit, mulailah terjadi lapisan ionosphere tambahan dibawah lapisan ionosphere utama dan ujung dari lapisan ionosphere tambahan, yang biasa disebut grey area, mempunyai sifat dapat membiaskan pancaran gelombang radio sedemikian rupa sehingga mencapai lapisan ionosphere utama dengan sudut kecil sehingga pantulannya ke bumi lebih jauh. Suatu jarak tertentu yang biasanya dicapai dengan multiple hop pada saat tersebut bisa dicapai dengan single hop.
Sifat lain dari ionosphere ialah bahwa ionisasi yang terjadi tidak selalu dapat merata pada seluruh bidang ionosphere, kondisi semacam ini sering kali dialami oleh para penggemar komunikasi jarak jauh. Biasanya para penggemar komunikasi jarak jauh menggunakan antena pengarah dan untuk komunikasi dengan rekan misalnya dengan stasiun dari Jepang ia mengarahkan antenanya ke arah utara (short path), akan tetapi pada suatu saat tertentu antena harus diarahkan ke selatan (berbalik 180 derajat) untuk memperoleh signal yang lebih besar (long path). Hal ini disebabkan karena kondisi ionosphere di belahan bumi selatan lebih bagus daripada belahan bumi sebelah utara.


Pengaruh SunSpot Terhadap Propagasi

Ionisasi yang terjadi pada lapisan ionosphere disebabkan oleh sinar matahari, ialah pelucutan elektron-elektron dari atom-atom gas pada lapisan ionosphere, sehingga terjadilah ion-ion (ion adalah atom yang kehilangan sebagian elektronnya sehingga bermuatan listrik). Terjadinya serta kondisi lapisan ionosphere tergantung pada aktivitas matahari.
Matahari adalah bola raksasa dari plasma (plasma adalah atom yang kehilangan seluruh elektronnya) dan disitu terjadi reaksi nuklir fisi.
Reaksi nuklir fisi adalah reaksi penggabungan inti-inti atom ringan dan dalam reaksi ini terjadilah pelepasan tenaga ikat (binding energy) dari inti-inti atom yang mengadakan reaksi. Tenaga ikat yang berupa sebagian massa inti atom itu berubah menjadi energi yang sebagian besar berujud pancaran thermis atau pancaran sinar panas.
Aktivitas reaksi inti tersebut tidak merata pada seluruh permukaan matahari, ada daerah-daerah tertentu di permukaan matahari dimana terjadi aktivitas yang sangat tinggi, jauh lebih tinggi dibandingkan dengan daerah permukaan matahari yang lain. Apabila kita amati foto permukaan matahari, maka daerah yang aktivitasnya memuncak tersebut terlihat sebagai bintik hitam yang terkenal dengan nama bintik-bintik matahari atau sun spot.

Oleh karena matahari mengadakan rotasi (berputar pada porosnya) maka sun spot tersebut kelihatan bergerak dan akan tidak terlihat lagi setelah 28 hari. Banyaknya jumlah sun spot pada permukaan matahari menunjukkan derajad aktivitas dari matahari dan ini akan berpengaruh terhadap pembentukan ionosphere. Makin banyak sun spot yang terjadi, makin sempurna ionisasi lapisan ionosphere sehingga makin bagus ionosphere memantulkan gelombang radio dan dengan demikian kondisi propagasi gelombang radio menjadi makin baik.
Aktivitas matahari ini pada waktu tertentu naik dan pada waktu tertentu menurun, naik turunnya berlangsung secara teratur. Periodisasi naik dan turunnya aktivitas matahari berkisar antara 9 dan 13 tahun, atau rata-rata setiap 11 tahun.
Pada sekitar tahun 1989 sampai 1992 aktivitas matahari berada pada tingkat puncak, kemudian makin menurun dan akan menduduki puncaknya kembali 11 tahun kemudian. Tingkat aktivitas matahari ditandai dengan timbulnya banyak sun sop di permukaan matahari. Kondisi propagasi pada posisi puncak akivitas matahari ini sangat dinantikan oleh para amatir radio penggemar komunikasi jarak jauh.
Pembiasan ini terjadi karena gelombang elektromagnetik bergerak melewati medium dengan kerapatan yang berbeda dan mengakibatkan perubahan pada vector kecepatan gelombang dan dengan demikian arah gerakannya akan terbias. Pembiasan yang terjadi pada lapisan troposphere ini terjadi berulang-ulang.
Phenomena lain yang terjadi dengan gelombang radio terutama pada frekuensi antara 50-60 MHz (VHF) ialah tropospheric scattering. Dengan kemampuan troposphere mengadakan scattering pada gelombang radio, maka gelombang radio pada band 6 meter tersebut di atas, setelah masuk kelapisan troposphere dapat bergerak mengikuti lengkungan lapisan troposphere dan tidak tembus ke angkasa luar.
Gerakannya mengikuti lapisan troposphere ini dapat mencapai jarak yang cukup jauh, ialah dapat mencapai jarak puluhan ribu kilometer. Pada suatu tempat yang sangat jauh tersebut, ia dapat dibiaskan kembali ke bumi dan dapat ditangkap oleh pesawat radio di tempat tersebut.
Kondisi troposphere yang memberikan kemungkinan untuk mengadakan komunikasi jarak jauh tersebut di atas tidak terjadi setiap saat. Berbeda halnya dengan kondisi propagasi ionospheric pada band HF, maka kapan terjadinya kondisi propagasi tropospheric yang baik seperti tersebut di atas belum cara peramalan yang seksama.

Kecuali propagasi tropospheric, komunikasi teresterial jarak jauh pada band VHF dapat pula dilakukan dengan bantuan benda-benda angkasa. Benda-benda angkasa seperti bulan dan batu meteor mempunyai kemampuan pula untuk memantulkan gelombang radio kembali ke bumi. Rekan-rekan amatir telah banyak mengadakan kegiatan eksperimen komunikasi jarak jauh dengan menggunakan pantulan bulan pada band VHF yang disebut Earth Moon Earth (E.M.E).
Rekan-rekan amatir radio dari beberapa negara biasanya membuka E.M.E. communication pada setiap DX-pedition.
Jumlah sun spot yang terjadi pada suatu waktu tertentu diberikan ukuran dengan istilah sun spot number. Angka ini sangat berguna untuk peramalan kondisi propagasi pada suatu waktu tertentu. Pada saat ini telah tersedia suatu program komputer yang digunakan untuk meramalkan kondisi propagasi dan untuk mengadakan ramalan tersebut diperlukan masukan berupa sun spot number yang bisa didapatkan dari internet. Ramalan propagasi ini sangat berguna terutama bagi rekan-rekan amatir radio yang gemar mengikuti kontes-kontes radio internasional.

Propagasi Tropospheric

Berbeda dengan ionosphere yang merupakan andalan propagasi gelombang radio high frekuensi yang dipancarkan secara teresterial, maka berikut ini kita menengok sejenak ke lapisan lain yang juga menyelimuti bumi, ialah troposphere. Troposphere adalah suatu lapisan pada atmosphere bumi dengan ketinggian sekitar 10 kilometer, lapisan ini terdiri terutama atas gas oksigen, gas nitrogen uap air dan kristal es, ia mempunyai arti tersendiri pada propagasi dengan kemampuannya mengadakan pembiasan dan scaterring (pembauran) gelombang elektromagnetik.

Pantulan Benda-Benda Angkasa

Kecuali bulan, batu-batu meteor dapat pula dimanfaatkan untuk membantu komunikasi jarak jauh pada band VHF.
Kita tahu bahwa setiap periode waktu tertentu, bumi kita dalam peredarannya bergerak melewati daerah meteor. Ini ditandai dengan adanya hujan meteor, ialah suatu pesta kembang api di angkasa. Pada tahun 1999 untuk waktu beberapa hari, bumi melewati daerah meteor ini. Amatir radio banyak bereksperimen komunikasi pada band VHF dengan memanfaatkan kemampuan meteor memantulkan gelombang radio.

 http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Propagasi



Read More..

Anda mau bertanya tentang ORARI,Elektronik ? Silahkan isi Komentar